Thursday, 4 February 2016

Merubah Jalur dan Pola Pemikiran


Sebuah gagasan dalam hidup selalu membuat tujuan dan jalur yang akan kita tempuh disaat jalur tertutup anda pasti akan mencari jalur lain untuk mencapai tujuan anda, namun pernahkah anda berpikir merubah tujuan anda ketika jalur yang anda lalui sudah mulai tertutup.
dalam pola pemikiran kelasik masyarakat didesa atau diwilayah saya mereka selalu menanamkan kepada anaknya untuk menjadi seorang sarjana agar bisa menjadi pegawai negri kelak,apalah daya seorang anak mereka pasti hanya bisa mengangguk dan berkata ia tanpa berkomentar atau menolak kemauan orang tuanya. dan kebanyakan orang tua berpikir kalau menjadi pegawai negri adalah pertanda kesuksesan seseorang dan itu yang selalu saya dengar dari orang-orang yang hidup di lingkungan saya.
bagi mereka yang berjalan mulus di bidang akademik perkuliahan pasti merespon baik perkataan tersebut, lalu bagaimana dengan orang yang jalannya penuh rintangan apa akan tetap memaksa.
ada  dua tipe manusia gagal dibidang akademik yang akan kita temui saat ini, yang pertama gagal namun terus memaksakan menembus jalur dan yang kedua gagal dan menyadari potensi dirinya dimana sehingga tidak hanya memaksa menembus jalur tersbut melainkan mencari jalur baru yang sesuai dengan dirinya.
Ribuan jalur didunia masih terbuka, dalam pola pemikiran saya mengapa kita harus memaksakan satu jalur sedangkan masih banyak jalur lain dan semakin banyak jalur yang kita coba maka semakin kita mengerti kemampuan kita dimana, saya tidak menyalahkan orang yang terus memaksa menembus jalur yang mempersulitnya karena mereka adalah orang yang mempunyai semangat yang sangat luar biasa tapi setidaknya bagi mereka yang terhalang masalah biaya mungkin bisa mencari jalan lain untuk sukses karena tujuan utama yang sebenarnya bukan untuk menjadi sarjana dan pegawai negri melainkan menjadi orang yang sukses entah sebagai pengusaha atau yang lainnya.
banayak hal yang saya dapatkan saat berada ditanah orang, saya bepergian jauh bukan semata-mata untuk mendapatkan gelar sarjana namun belajar pola pemikiran dan cara hidup yang baru, bukannya ingin memberontak dari perkataan orang diwilayah saya yang selalu menganggap pertanda orang sukses adalah pegawai negri.
dalam pola pemikiran baru yang saya dapatkan mengapa harus berebut menjadi pegawai negri sedangkan hal lain diabaikan, mengapa harus bersaing dengan ribuan orang sedangkan masih ada jalur sukses yang saingannya masih sedikit.
posting kali ini saya persembahkan untuk orang yang gagal dalam akademik mereka karena masalah biaya atau lainnya agar tidak berkecil hati ataupun berputus asa saya bukannya sok pinter atau sok bijak hehe terimakasih dan tetap semangat.

Friday, 22 January 2016

Puisi Sahabat

Kita teman tanpa musuh
kita melangkah tanpa henti
bersama kita bisa
meraih apa yang kita inginkan

Hidup memang rumit
namun akan indah
jika melangkah bersamamu
melewati kerasnya dunia ini sahabat

Wednesday, 20 January 2016

Sekilas tentang hidup

Nama saya marojal bahrain lahir pada tahun 1994 di sebuah desa bernama pohgading , didesa yang sangat damai dan memiliki budaya toleransi ini adalah tempat saya dibesarkan dan tempat dimana saya mulai mengecam pendidikan, setelah tamat dari sekolah dasar saya melanjutkan ke jenjang sekolah menengah pertama, sekolah itu bernama SMPN 1 PRINGGABAYA dan tamat pada tahun 2008 setelah itu melanjutkan ke SMAN 1 AIKMEL.
Dari sekolah dasar sampai sekolah menengah atas berjalan lancar namun pada waktu mulai menjajal ke tingkat lebih atas atau pada saat mulai masuk ke perguruan tinggi banyak sekali cobaan yang saya dapatkan.
cerita rintangan yang saya alami akan menyusul pada posting selanjutnya,beralih ke hobi saya adalah olahraga dan menggambar.
untuk ciri-ciri bisa anda lihat pada foto dibawah ini:

coban rondo
sekian dulu perkenalan kita sampai jumpa diposting selanjutnya sahabat